You are here

Adakah Kaitan Kebersihan Rongga Mulut dengan Kesehatan Tubuh? - Part 2

Submitted by administrator on May 12, 2017 - 1:36pm
Author: 
drg. Jessica Pardede

 

Adakah Kaitan Kebersihan Rongga Mulut dengan Kesehatan Tubuh?  

Part 2

 

Tidak jarang orang bertanya adakah kaitan masalah gigi dan gusi dengan kesehatan seluruh tubuh. Ternyata memang sangat ada hubungan antara keduanya. Penyakit gigi dan gusi janganlah disepelekan begitu saja, karena akan sangat merugikan bagi diri kita sendiri.

 

Berikut ini efek yang dapat ditimbulkan dari penyakit gigi dan gusi:

  1. Serangan Jantung. Hasi penelitian membuktikan bahwa penyakit gigi dan gusi dapat meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 25%. Penyakit periodontal (penyakit gusi dan jaringan pendukung) disebabkan oleh bakteri, yang akan masuk ke pembuluh darah, lalu menempel di timbunan lemak pembuluh arteri, sehingga menimbulkan bekuan, menghambat aliran darah ke jantung, kemudian menghambat oksigen dan nutrisi ke jantung yang berujung kepada penyebab serangan jantung.

  2. Stroke. Semua infeksi gigi dan gusi berasal dari bakteri, dan penumpukan plak bakteri dalam aliran darah dapat menyebabkan atherosklerosis dan menyebabkan penyakit Stroke.

  3. Diabetes. Pada pasien diabetes, yang merupakan penyakit metabolisme gula yang bersifat kronis, kadar gula dalam air liur tinggi, ditambah menurunnya ketahanan tubuh penderita, menjadikan penderita semakin rentan terkena infeksi jamur. Dengan adanya radang gusi yang parah, itu dapat menyebabkan gigi tidak kokoh dan goyang lalu dengan sendirinya akan terlepas. Kondisi ini banyak ditemukan pada pasien diabetes.

  4. Masa Kehamilan. Ibu hamil pada trimester pertama kerap mengalami gingivitis gravidarum, dimana suatu keadaan pembengkakan gusi karena adanya perubahan hormonal, sehinga mudah berdarah. Keadaan seperti ini, ditambah dengan kondisi gusi tidak sehat (penyakit periodontal), menurut penelitian berisiko tinggi melahirkan bayi prematur dengan berat badan lahir rendah.

  5. Gastrointestinal. Gangguan pencernaan akibat kehilangan banyak gigi. Pasien yang kehilangan banyak gigi atau gigi ompong dan pasien dengan gigi palsu sering mengalami kesulitan untuk mengunyah makanan dengan benar. Akibatnya, asupan vitamin A dan serat, terutama dari buah dan sayuran sangat berkurang dan memicu terjadinya gangguan pencernaan.:


Beberapa kondisi yang sudah dijelaskan merupakan efek berkepanjangan dan sangat berkaitan dengan kelalaian kita terhadap kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Kerugian yang dirasakan bukan hanya bertambahnya penyakit di dalam tubuh kita, tetapi juga pengeluaran yang lebih banyak untuk biaya pengobatan. Jika tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan, pastinya kita tidak akan mencari pertolongan untuk perawatan dan pengobatan, akibatnya rasa sakit yang tidak nyaman itulah yang harus kita derita. Saya turut menghimbau agar kita lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut, dengan cara yang paling sederhana yaitu dengan menyikat gigi paling tidak dua kali sehari setelah makan dan sebelum tidur, serta mengkonsumsi makanan dan minuman sehat rendah gula, perbanyak asupan makanan berserat tinggi. Jangan lupa periksakan ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali untuk memastikan kondisi gigi dan mulut tetap terjaga. Kiranya tulisan ini dapat menambah informasi bagi kita dan menyadarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, karena sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga Bait Allah, yaitu tubuh kita dan memuliakan nama Tuhan. 

 

Lihat artikel sebelumnyahttp://www.adventbenhil.org/article/adakah-kaitan-kebersihan-rongga-mulut-dan-kesehatan-tubuh-part1

Facebook comments