You are here

LATIHAN ADALAH OBAT

Submitted by administrator on May 12, 2017 - 4:00pm
Author: 
dr. Bona Pardede

 

LATIHAN ADALAH OBAT

Apa itu latihan?

Aktivitas fisik dan latihan terkadang digunakan saling tumpang tindih, padahal sebenarnya berbeda. Aktivitas fisik adalah pergerakan tubuh yang disebabkan oleh berkontraksinya otot dengan memakai energi dari dalam tubuh. Latihan itu sendiri merupakan tipe aktivitas fisik yang terencana, terstruktur, dan dilakukan berulang-ulang untuk mencapai atau menjaga fungsi tubuh. Artikel ini akan membahas mengenai latihan, khususnya untuk membantu orang sehat maupun sakit, beserta keuntungan dari latihan itu sendiri. Rekomendasi dari latihan itu sendiri, tanpa memandang usia, merupakan akumulasi 30 menit dari aktivitas fisik sedang dan dapat dilakukan beberapa hari dalam seminggu (disarankan 2-3 kali dalam 1 minggu). Latihan yang paling mudah dilakukan adalah berjalan kaki. Itu dapat dilakukan oleh semua kelompok usia. Bentuk latihan lainnya adalah seperti menaiki tangga, mengurus kebun, mengerjakan pekerjaan rumah. Aktivitas yang baru disebutkan dikatakan efektif seperti melakukan renang, bersepeda dan berolahraga. Latihan sangat berguna untuk mencegah berbagai macam masalah akibat dari gaya hidup tidak sehat.

Latihan berguna untuk mencegah berbagai macam penyakit keturunan. Tingkat kegemukan dan obesitas meningkat pada negara-negara di dunia dan menjadi masalah global. Diperkirakan ada sekitar 200 juta orang dewasa mengalami obesitas pada tahun 1995 dan pada tahun 2000 meningkat sekitar 300 juta orang. Obesitas berkaitan dengan gaya hidup tidak teratur. Dampak dari obesitas antara lain adalah penyakit jantung-paru, otot, tulang, penyakit metabolisme dan juga penyakit psikologis. Selain itu, obesitas menimbulkan kerugian dari segi kepercayaan diri,  social, dan ekonomi. Selain kegemukan juga dikenal penyakit kencing manis yang juga timbul akibat dari gaya hidup tidak teratur dan bisa juga karena factor keturunan. Penyakit osteoporosis juga sering terjadi pada orang yang jarang melakukan kegiatan fisik yang menyangga berat badan (misalnya pada orang yang malas bergerak seperti terlalu banyak di depan televisi ataupun komputer)  Penyakit-penyakit di atas dapat dicegah dengan melakukan aktivitas fisik yang sehat dan juga latihan yang rutin.

Peran latihan terhadap sel tubuh

Berikut sedikit penjelasan kenapa latihan itu penting. Seperti yang kita tahu, kita dapat bertahan seminggu tanpa makan dan minum, dapat bertahan beberapa hari tanpa air. Tapi tanpa adanya oksigen, kita hanya bisa bertahan beberapa menit sebelum otak kita mengalami kerusakan dan kematian pun datang. Sebuah molekul oksigen yang sangat penting untuk memproduksi energi tinggi dalam tubuh disebut ATP (adenosin phospat) – struktur penting dalam aktivitas sel manusia. Tapi sumber oksigen dan ATP kita sangat terbatas, maka kita membutuhkan mekanisme fisiologis tubuh untuk memproduksi hal ini terus-menerus. Saat istirahat, kebutuhan oksigen kita rendah. Tergantung dari besar dan komposisi tubuh kita, kita memerlukan sekitar ¼ liter oksigen tiap menit. Saat latihan hal ini berubah secara dramatis. Oksigen dibutuhkan untuk menjaga banyaknya ATP yang diperlukan sehingga kebutuhan oksigen dapat meningkat hingga 20 kali lipat. Jadi tubuh kita akan selalu beradaptasi dengan aktivitas kegiatan dalam memproduksi oksigen dan ATP. Jika kita sudah terbiasa dengan latihan, maka tubuh kita akan terbiasa dengan perubahan kebutuhan oksigen ini. Tubuh dapat lebih mudah belajar untuk menjaga keseimbangan kebutuhan dalam memproduksi energi dan selain itu latihan akan membantu kita menjadi bugar.

 

Jenis Latihan

Ada banyak jenis latihan yang dapat dilakukan pada orang dewasa, hal ini termasuk latihan aerobik (jantung dan pembuluh darah), latihan kekuatan dan ketahanan, latihan fleksibilitas, latihan keseimbangan dan ketrampilan. Juga ada latihan dengan menggunakan beban dan tahanan yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Semua ini dapat dilakukan dan diatur sedemikan rupa untuk mencegah terjadinya cedera. Latihan aerobik yaitu latihan ringan yang lebih mementingkan durasi dari latihan itu sendiri seperti berjalan kaki, berlari dan renang. Latihan kekuatan dan ketahanan dapat berupa latihan dengan memakai beban dan melakukan tugas-tugas tertentu seperti di dalam gym. Latihan fleksibilitas biasanya dilakukan pada saat pemanasan, untuk meregangkanotot-otot sebelum melakukan latihan inti. Sedangkan latihan keseimbangan dan keterampilan lebih kepada latihan atau gerakan-gerakan tertentu untuk suatu kegiatan tertentu (seperti sepak bola dengan khusus melatih gerakan menendang). Komponen latihan itu sendiri terdari dari pemanasan – peregangan (stretching) – latihan inti – pendinginan. Rangkaian latihan ini dilakukan dalam waktu tertentu juga, yang mana disarankan adalah selama 30 menit. Dapat dibuat terbagi seperti pemanasan dilakukan 5 menit, peregangan selama 5 menit, latihan inti 20 menit dan diakhiri dengan pendinginan selama 10 menit.

 

Kegunaan Latihan

Berdasarkan semua usia, tipe tubuh, aktivitas sehari-hari bagaimana, latihan aerobik merupakan pilihan yang baik untuk semua kelompok usia. Banyak penelitian mengatakan bahwa latihan aerobik bermanfaat bagi organ tubuh. Latihan aerobik bergerak menggunakan otot-otot besar, hal ini memaksimalkan kadar oksigen dalam jaringan darah. Makin cepat jantung kita berdetak, maka aliran darah menuju otot dan paru juga meningkat dan disertai banyaknya pembuangan zat sisa seperti karbon dioksida melalui pembuluh darah balik. Latihan aerobik juga dapat membantu mengurangi berat badan, meningkatkan stamina, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus, mengurangi resiko sakit metabolisme (hipertensi, diabetes, stroke dan kanker), menguatkan fungsi hati, membantu meningkatkan mood dan membuat kita tetap aktif dan mandiri seiring bertambahnya usia.

Secara khusus latihan aerobik juga berguna bagi orang – orang yang sudah mengidap penyakit sebelumnya. Latihan aerobik dapat mengurangi besarnya nyeri akibat penyakit nyeri lutut (osteoarthritis) dan nyeri punggung belakang (low back pain). Juga dapat mengontrol hipertensi, kadar gula dan kolesterol dalam darah. Latihan aerobik juga berguna bagi pasien sakit kronis seperti kanker, autoimun dan penyakit ginjal, jika dilakukan dengan benar dan aman.  Latihan dapat mengurangi dan mengatasi kelelahan yang sering dikeluhkan pasien dengan sakit kronis ini. Latihan juga dapat meningkatkan fungsi jantung-paru pada pasien dengan penyakit jantung (gagal jantung, pasien setelah tindakan jantung) dan penyakit paru kronis (PPOK, asma). Latihan juga dapat membantu pasien dalam menjaga massa tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis di usia senja.

Begitu banyak kegunaan latihan, jadi mulai sekarang mari kita membuat merancang gaya hidup sehat kita masing-masing dan menyisipkan latihan aerobik (berolahraga) dalam jadwal kegiatan kita setiap minggu. Selamat berolahraga dan Tuhan memberkati.

 

Facebook comments