You are here

5 Tips Mudah Mengatasi Stress Untuk Hidup Yang Lebih Baik

Submitted by khariskarsa on February 19, 2016 - 9:00pm

Banyaknya jumlah aktivitas dalam kehidupan sehari-hari dan tingginya tekanan yang timbul daripada hal itu dapat mudah sekali menyebabkan stress. Apa stress itu sendiri? Secara mudah stress dapat diketahui sebagai respon biologis dan psikologis dari seseorang atas ancaman atau tekanan yang dihadapi karena ketidakberdayaan yang dialami pada waktu menerima ancaman atau tekanan tersebut (diterjemahkan dari www.simplypsychology.org/stress-biology.html). 

Stress itu sendiri dapat dipicu oleh beberapa hal atau yang disebut sebagai stressor seperti: kemacetan, tenggat waktu pekerjaan, ujian sekolah, anggota keluarga yang meninggal, kehilangan pekerjaan dan bahkan hal seperti mempersiapkan kegiatan sosial seperti arisan. Mengalami rasa stress tentu tidak nyaman atau bahkan dapat mengganggu produktivitas. Pada satu sisi kita perlu memiliki pemahaman bahwa stress tidak dapat kita hindari dan sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Memili kesadaran bahwa stress menjadi bagian kehidupan kita sehari-hari dan tidak dapat dihindari adalah langkah pertama yang baik. Selanjutnya yang kita perlukan adalah mencari strategi yang dapat membantu kita untuk menghadapi stress tersebut sehingga kita dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa tidak nyama akibat stress itu. Berikut adalah beberapa tips dari American Psychologiscal Association (http://www.apa.org/helpcenter/manage-stress.aspx) yang dapat kita lakukan untuk mengatasi stress kita:

  1. Mengambil waktu untuk istirahat dari penyebab stress kita. Menenangkan anak yang sedang menangis bersamaan dengan mengerjakan tugas-tugas rumah adalah contoh yang erat di kehidupan kita. Banyaknya kegiatan yang harus diselesaikan dengan waktu yang terbatas serta tambahan berupa tangisan anak dapat dengan mudah menyebabkan stress. Penting untuk kita ketahui bahwa kita tidak bisa menghindari dari stress kita, tapi dengan mengambil waktu sebentar untuk mengambil waktu maka akan dapat memberikan kita perspektif yang berbeda dalam mengatasi penyebab stress kita. 
  2. Berolahraga. Kita sudah banyak tahu dari beragam artikel atau ilmu kesehatan akan gunanya sebuah olahraga. Maka dengan berolahraga kita dapat mengatasi rasa stress kita dengan cara yang positif dan produktif untuk kesehatan kita. 
  3. Tersenyumlah dan tertawalah. Melalui cara ini kita dapat mengurangi tegangan yang kita alami dan beban yang kita rasakan. Tidak ada salahnya untuk Anda tersenyum dan tertawa sendiri atau bersama orang lain. Selain mengurangi beban dan rasa tegang, melalui cara ini Anda juga dapat memberikan rasa bahagia terhadap orang lain.
  4. Cari dukungan sosial. Pada hakikatnya manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Hubungan dengan makhluk lain sudah menjadi bagian besar dalam kehidupan kita. Sulit bagi seseorang untuk mengatasi seluruh tantangan dalam kehidupannya secara sendiri, mencari dukungan sosial adalah kunci penting lainnya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi stress. Carilah dukungan orang lain yang Anda percaya dan Anda anggap dapat membantu Anda. Tidak ada salahnya berbagi beban dengan orang yang Anda kasihi.
  5. Meditasi atau Berdoa. Cara ini dapat membantu Anda karena pikiran dan badan Anda akan santai dan fokus. Cara ini juga membantu Anda untuk melihat dari perspektif yang baru, mengembangkan kasih serta pegampunan.

Setelah mengetahui 5 tips tersebut, maka sudah saatnya bagi Anda untuk mulai melangkah menuju diri yang bebas stress. Siapkah Anda untuk bebas stress? Sebagai penutup, silahkan Anda menyimak 1 tips terakhir yang dapat kami berikan dari Firman Tuhan:

1 Petrus 5:6-7

“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

 

Tuhan Memberkati!

Sumber Pustaka:

  1.  www.simplypsychology.org/stress-biology.html  (diakses pada tanggal 19 Februari 2016)
  2. http://www.apa.org/helpcenter/manage-stress.aspx (diakses pada tanggal 19 Februari 2016)

 

Facebook comments