You are here

Abraham Selalu Menunjukkan Kesopanan yang Tidak Mementingkan Diri

Submitted by jordan.gultom on November 10, 2021 - 12:05am
Date of Content: 
Wednesday, November 10, 2021
Podcast: 

Podcast by AWR Indonesia - Radio Advent Suara Pengharapan

adventbenhil.org : Renungan Pagi -

Renungan Pagi

RABU, 10 NOVEMBER 2021

"Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri" (Kejadian 13:9).

Rumah tangga Abraham terdiri lebih dari seribu orang. Mereka yang dipimpin oleh ajarannya untuk menyembah Allah yang benar menemukan rumah di perkemahannya; dan di sini, seperti di sekolah, mereka menerima instruksi yang akan mempersiapkan mereka untuk menjadi teladan iman. Kasih sayang Abraham untuk anak-anak dan rumah tangganya menuntunnya untuk memelihara iman agama mereka, untuk memberi mereka pengetahuan tentang ketetapan Ilahi, sebagai warisan paling berharga yang dapat ia sampaikan kepada mereka, dan melalui mereka ke dunia. Semua diajar bahwa mereka berada di bawah pemerintahan Allah surgawi. Tidak akan ada penindasan di pihak orang tua, dan tidak ada ketidakpatuhan di pihak anak-anak. Hukum Allah telah menetapkan kepada masing-masing apa tugasnya, dan hanya dalam kepatuhanlah dapat memperoleh kebahagiaan dan kemakmuran.

Teladannya sendiri, pengaruh diam-diam dari kehidupan sehari-harinya, adalah pelajaran yang tetap. Integritas yang teguh, kebajikan dan kesopanan yang tidak mementingkan diri sendiri yang telah mendapatkan kekaguman para raja, dipertunjukkan di rumah. Ada aroma tentang kehidupan, kemuliaan dan keindahan karakter, yang mengungkapkan kepada semua orang bahwa ia terhubung dengan surga. Dia tidak mengabaikan jiwa hamba yang paling rendah hati. Di rumah tangganya tidak ada satu hukum untuk tuannya, dan satu untuk pelayan; cara yang mewah untuk orang kaya, dan cara lain untuk orang miskin. Semua diperlakukan dengan keadilan dan kasih sayang.

Dia adalah seorang yang beriman, yang selalu mengikuti prinsip-prinsip integritas yang paling saksama. Dalam semua transaksi bisnisnya, dia sopan dan terhormat. Hidupnya dikendalikan oleh kesopanan Kristen, dan ia mengutamakan pelayanan Tuhan di atas segalanya. Dia tidak akan menyimpang sedikit pun dari prinsip-prinsip Kristen yang murni.

Semua orang memiliki kekuatan untuk mempraktikkan kesopanan seperti Kristus yang sejati.

Facebook comments