You are here

Batu Kasar Dipoles untuk Bait Suci

Submitted by jordan.gultom on November 7, 2021 - 11:21pm
Date of Content: 
Monday, November 8, 2021
Podcast: 

Podcast by AWR Indonesia - Radio Advent Suara Pengharapan

adventbenhil.org : Renungan Pagi -

Renungan Pagi

SENIN, 8 NOVEMBER 2021

"Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan" (Efesus 2:21).

Melalui rahmat Kristus Anda akan melakukan usaha yang telah ditentukan untuk mengatasi semua cara dan perilaku yang dingin, kasar, keras, tidak sopan....

Pedang kebenaran yang luar biasa telah membawa Anda keluar dari tambang dunia. Anda adalah batu kasar dengan ujung-ujung yang bergerigi, menyakiti dan merusak siapa pun yang bersentuhan dengan Anda; ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghaluskan pinggiran yang kasar. Jika Anda menghargai nilai pekerjaan yang harus dilakukan di bengkel Allah, Anda akan menyambut pukulan kapak dan palu. Harga diri Anda akan terluka, pendapat Anda yang tinggi tentang diri Anda akan dihilangkan oleh kapak dan palu, dan kekasaran karakter Anda akan dihaluskan, dan ketika kecenderungan diri dan jasmani dilenyapkan, maka batu akan mengambil bentuk yang tepat untuk bangunan surgawi, dan kemudian proses pemolesan, pemurnian, penaklukan, pembakaran akan dimulai, dan Anda akan dibentuk sesuai dengan karakter Kristus.

Jika kita bukan pria dan wanita yang lebih baik, jika kita tidak lebih baik hati, lebih menyayangi, lebih sopan, lebih penuh kelembutan dan kasih; jika kita tidak menyatakan kepada orang lain kasih yang membawa Yesus kepada dunia dalam misi belas kasihan-Nya, kita bukanlah saksi kuasa Yesus Kristus kepada dunia. Yesus hidup bukan untuk menyenangkan diri-Nya sendiri.... Ia datang untuk meninggikan, memuliakan, untuk membahagiakan semua orang yang berhubungan dengan-Nya .... Ia tidak pernah melakukan tindakan kasar, tidak pernah mengucapkan kata-kata yang tidak sopan.

Adalah hak istimewa setiap remaja untuk menjadikan karakternya menjadi bangunan yang indah .... Carilah Tuhan dengan sungguh-sungguh, agar Anda dapat menjadi lebih dan lebih halus, lebih berbudaya secara spiritual.

Facebook comments