You are here

MENJADI HIDUP BAGI ALLAH

Submitted by jehezkieltobing on September 11, 2019 - 8:27am
Date of Content: 
Wednesday, September 11, 2019

adventbenhil.org : Renungan Pagi -

Renungan Pagi

 Rabu, 11 September 2019

MENJADI HIDUP BAGI ALLAH

"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32, 33).

 

Bagaimana? Apakah kita mengakui Kristus dalam kehidupan kita sehari- hari? Apakah kita mengakui Dia dalam cara berpakaian kita, menghias diri dengan pakaian sederhana dan sopan? Apakah penampilan kita yang menunjukkan roh lemah lembut dan tenang itulah yang begitu berharga dalam pandangan Allah? Apakah kita sedang berusaha memajukan tujuan Tuhan? Apakah batas pemisah antara Anda dan dunia tampak nyata, atau apakah Anda sedang mengikuti gaya zaman yang merosot ini? Apakah tidak ada perbedaan antara Anda dan dunia? Apakah roh yang bekerja di dalam dirimu sama dengan roh yang ada dalam diri anak-anak yang tidak menurut?

 

Jika kita orang Kristen, maka kita akan mengikuti Kristus, meskipun jalan yang mesti kita lalui itu menyingkirkan kecenderungan alamiah kita. Tidak ada gunanya memberitahumu bahwa Anda tidak boleh memakai ini atau itu, karena bilamana cinta pada hal-hal sia-sia ini ada di dalam hatimu, tindakanmu meninggalkan dandanan ini hanyalah seperti memotong daun- daun dari sebuah pohon semata. Kecenderungan alamiah hati akan kembali muncul. Ini harus dilakukan dengan kata hatimu sendiri.

 

Oh, apakah kita ingat bahwa Kristus menjadi miskin, agar kita melalui kemiskinan-Nya bisa menjadi kaya, tidakkah kita mau berusaha menghor mati nama-Nya, dan melanjutkan misi-Nya? Kita harus tinggal di dalam Dia sebagaimana ranting yang tinggal di pokok anggur. Yesus berkata: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.... Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid- murid-Ku" (Yohanes 15:5-8).

 

Jika kita menggenapi perintah Tuhan kita ini, maka akan ada perbedaan keadaan dalam urusan-urusan gereja, dan kita mestinya mengetahui apa artinya mengalami dorongan Roh Allah. Apa yang kita inginkan adalah agar kapak ditaruh pada akar pohon. Kita ingin mati bagi dunia, mati bagi diri sendiri, dan hidup bagi Allah. Hidup kita harus menjadi milik Kristus di dalam Allah, agar ketika Ia muncul, kita juga tampak dalam kemuliaan. Kita perlu datang dekat kepada Kristus, agar manusia mengetahui bahwa kita selalu bersama Kristus dan belajar dari Dia.... Fokuskan pandangan pada Kristus. Dengan kebersahajaan pikiran carilah kedekatan dengan Allah. Dalam perbuatan, dalam perkataan, dalam hidup, akui Kristus.

 

Facebook comments