Jumat, 14 Feb 2025
CINTA ADALAH KATA DARI LIMA HURUF YANG DIEJA W-A-K-T-U
“Diberkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah dengan isteri masa mudamu: rusa yang manis, kijang yang jelita; biarlah buah dadanya selalu memuaskan engkau, dan engkau senantiasa berahi karena cintanya.” ~Amsal 5: 18, 19.
BEBERAPA TAHUN YANG LALU saya menerima tugas untuk mengajar di satu sekolah Advent yang berasrama. Selain di kelas, saya bertanggung jawab atas konseling dan program pengujian, bertugas sebagai koordinator kegiatan kerohanian kampus, dan menjadi penasihat asosiasi perwakilan siswa.
Awal tahun ajaran begitu padat. Pembelajaran dan penetapan semua program-program serta berkenalan dengan banyak siswa membutuhkan waktu yang lama. Selama enam minggu pertama saya menghabiskan sebagian besar siang, malam, dan akhir pekan di sekolah. Sementara itu istri saya, Peggy, yang sedang dalam masa pemulihan dari sakit dan tidak bekerja, merasa kesepian di lingkungan baru yang jauh dari teman-teman yang akrab.
Suatu hari ketika saya hendak makan malam singkat; Peggy menggandeng tangan saya dan membawa saya ke sofa. “Saya perlu bicara denganmu sebentar,” katanya lembut. Komunikasinya langsung dan pribadi. “Saya tidak merasa istimewa lagi.” Kesederhanaan pesannya yang tenang menusuk hati saya. Apa yang sesungguhnya penting di dalam kehidupan? Dapatkah suatu pekerjaan sama pentingnya dengan hubungan kami?
Kami memutuskan untuk jalan-jalan bersama di akhir pekan itu. Orang lain harus mengambil alih tugas-tugas saya. (Kegiatan sekolah berjalan dengan baik). Kami pergi ke pegunungan dan menghabiskan hari Sabat yang paling indah bersama-sama. Kami berjalan di jalan setapak di hutan sambil bergandengan tangan, menyanyikan setiap lagu pujian yang kami tahu, berdoa bersama dan memperbarui komitmen kami satu sama lain.
Hubungan yang mendalam dibangun dari waktu ke waktu. Salah satu dari komponen mendasar yang paling utama dari pernikahan yang benar-benar sehat adalah waktu yang dihabiskan bersama: waktu dihabiskan bersama, mengobrol bersama, bekerja bersama, bermain bersama. Kami berjanji satu sama lain untuk tidak membiarkan ada yang menghalangi kami untuk menyisihkan waktu itu sebagai prioritas utama dalam hidup kami. Tahun-tahun telah berlalu, namun kami telah berusaha setia pada janji tersebut. Berikut beberapa hal yang kami lakukan:
Adalah tujuan kami setiap hari untuk berjalan-jalan bersama, di mana melaluinya kami mencapai beberapa target: kami membagikan peristiwa-peristiwa apa yang terjadi hari itu, kami berdoa petang bersama-sama, dan kami serta hewan peliharaan keluarga kami berolahraga sejauh dua mil.
Aktivitas lain yang kami nikmati bersama adalah bekerja di halaman, melakukan tugas rumah tangga, menulis artikel, menghadiri pertemuan menjadi pembicara bersama, bepergian, dan berkencan seminggu sekali. Tahukah Anda bahwa penelitian mengungkapkan mereka yang menikah dengan bahagia dan yang memiliki sistem penunjang yang akrab akan hidup lebih lama dan lebih sehat?
Apakah Anda memiliki orang tercinta yang membutuhkan W-A-K-T-U Anda hari ini?
